Cek Pajak Kendaraan Bermotor Anda Secara Online!

Cek Pajak Kendaraan Bermotor Anda Secara Online!
Saat ini, cek pajak kendaraan bermotor dan pembayaran pajak kendaraan dapat dilaksanakan secara online. Hal ini dimungkinkan dikarenakan kehadiran aplikasi e-Samsat yang dikembangkan sejumlah pemerintah daerah.
Dengan kehadiran aplikasi ini, penduduk makin enteng di dalam mengurus pajak motor online atau bahkan kendaran bermotor lainnya. Sebab, pemilik kendaraan tidak mesti datang ke Samsat untuk mengurus pajak kendaraannya.
Ingin tahu langkah cek kendaran bermotor di wilayah Anda? Lanjutkan baca penjelasannya di bawah ini: Cek Pajak Kendaraan Online seluruh provinsi di Indonesia
cek pajak kendaraan bermotor
Pengertian Pajak Kendaraan
Pajak kendaraan bermotor adalah pajak yang dipungut atas kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor. Kini, pajak kendaraan bermotor dapat dibayar melalui aplikasi.
Kendaraan bermotor yang dimaksud adalah kendaraan beroda beserta gandengannya yang digunakan di semua type jalur darat, dan digerakkan oleh peralatan tehnik bersifat motor, mobil atau kendaraan beroda lebih dari dua lainnya.
Pengertian ini juga alat berat dan alat besar yang di dalam operasinya memanfaatkan roda dan motor yang tidak melekat secara permanen serta kendaraan bermotor yang dioperasikan di air.
Penjelasan tersebut dapat kita temukan di dalam Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015 berkenaan Pajak Kendaraan Bermotor.
Subjek dan Objek Pajak Kendaraan Bermotor
Subjek dari pajak kendaraan bermotor merupakan orang khusus dan badan/perusahaan yang miliki atau menguasai kendaraan bermotor.
Kita dapat melihat pengaturan subjek pajak kendaraan bermotor di dalam pasal 4 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009.
Sedangkan objek pajak kendaraan bermotor adalah:
Kepemilikan dan/atau penguasaan kendaraan bermotor.
Termasuk di dalam pengertian kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada poin sebelumnya, yakni:
Kendaraan bermotor beroda beserta gandengannya yang dioperasikan di semua type jalur darat layaknya sepeda motor, mobil, truk, bis dan lain sebagainya.
Kendaraan bermotor yang dioperasikan di air dengan ukuran mengisi kotor GT 5 (Lima Gross Tonnage) hingga dengan GT 7.
Dikecualikan dari pengertian kendaraan bermotor sebagaimana yang dimaksud pada poin ke 2 adalah:
Kereta api.
Kendaraan bermotor yang cuman digunakan untuk keperluan pertahanan dan keamanan negara.
Kendaraan bermotor yang dimiliki dan/atau dikuasai kedutaan, konsultan, perwakilan negara asing dengan asas timbal balik dan lembaga-lembaga internasional yang beroleh sarana pembebasan pajak dari pemerintah.
Kendaraan bermotor yang dimiliki dan/atau dikuasai oleh pabrikan atau importir yang cuman dihidangkan untuk keperluan pameran dan tidak untuk dijual.
Baca Juga:
Apa Itu e-Samsat? Simak Lebih Detailnya Di Sini!
Tarif Pajak Kendaraan Bermotor
Tarif Pajak Kendaraan Bermotor
Seperti yang lazim diketahui, setiap type pajak miliki tarif yang berbeda-beda. Tak kalau tarif yang yang dikenakan untuk kendaraan bermotor. Mari kita melihat rinciannya tersebut ini:
Bagi kepemilikan kendaraan motor pertama tarifnya sebesar 2%, lantas untuk kendaraan bermotor kedua tarif yang dikenakan sebesar 2,5% dan dapat meningkat 0,5% untuk setiap tambahan kendaraan motor.
Bagi kepemilikan kendaraan bermotor oleh badan, tarif pajaknya sebesar 2%.
Bagi kepemilikan kendaraan bermotor oleh pemerintah pusat dan daerah, tarif pajaknya sebesar 0,50%.
Bagi kepemilikan kendaraan bermotor alat berat, tarif pajaknya sebesar 0,20%.
Bayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB)
Bagi Anda yang miliki kendaraan bermotor, pasti mesti membayar kewajiban pajaknya setiap tahun.
Pembayaran pajak kendaraan bermotor dibagi menjadi dua type pajak, yakni pajak yang dibayar setiap tahun dan pajak yang dibayar lima tahun sekali.
Jika pajak tahunan merupakan pajak teratur yang mesti dibayarkan setiap tahun, pajak lima tahunan ditandai dengan perubahan pelat no kendaraan dan STNK.
Khusus pajak lima tahunan, Anda mesti berkunjung ke Kantor Samsat dikarenakan type pembayaran pajak ini belum dapat dilaksanakan melalui e-Samsat.
Nah, apabila Anda idamkan membayar pajak tahunan, tersebut adalah dokumen yang mesti Anda siapkan:
Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli dan fotokopi.
Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli.
Uang sejumlah nominal pajak.
Sedangkan, syarat pembayaran pajak lima tahunan adalah:
STNK asli dan fotokopi.
Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan fotokopi.
KTP asli dan fotokopi.
Formulir untuk cek fisik kendaraan oleh petugas.
Jika semua dokumen tersebut udah siap, tersebut ini langkah laksanakan pembayaran PKB secara manual di kantor Samsat:
Kunjungi kantor Samsat di tempat Anda.
Ambil formulir di loket kantor Samsat dan mengisi formulir pembayaran pajak.
Setelah mengisi formulir, serahkan formulir tersebut beserta dokumen-dokumen yang diperlukan untuk diperiksa lebih lanjut oleh petugas.
Tunggu hingga Anda dipanggil oleh petugas untuk laksanakan pembayaran.
Jangan lupa untuk memeriksa kembali bukti pembayaran yang udah Anda terima.
Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Secara Online
Kemajuan teknologi Info mengimbuhkan banyak kemudahan di dalam hidup. Tidak kalau di dalam hal membayar pajak kendaraan.
Kini, untuk membayar pajak kendaraan tidak mesti kembali berkunjung ke kantor Samsat dikarenakan Anda dapat laksanakan pembayaran secara online.
Ada beraneka jalur yang dapat Anda memanfaatkan untuk membayar pajak kendaraan yakni melalui ATM, e-Samsat, SMS, dan aplikasi ponsel.
Sekarang, mari simak langkah pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui ATM dan e-Samsat.
Kunjungi ATM terdekat.
Lanjutkan transaksi dengan pilih menu “Bayar’, lantas lanjut ke “Menu Lainnya”.
Pilih menu “Pajak”/Penerimaan Negara”.
Pilih menu “e-Samsat”.
Masukan Nomor Polisi (Nopol).
Lakukan pembayaran pajak.
Simpan struk pembayaran yang dikeluarkan ATM.
Langkah pembayaran PKB melalui web e-Samsat:
Akses portal e-Samsat.
Masukan kode dan dapatkan konversi Nopol.
Bayar tagihan pajak Anda melalui ATM.
Jangan lupa simpan struk pembayaran pajak Anda.
Keuntungan Penggunaan e-Samsat
Latar belakang dibuatnya e-Samsat ini tersedia pada Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2015 berkenaan Penyelenggaraan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap Kendaraan Bermotor.
Dalam ketetapan tersebut juga disebutkan faedah dari teknologi e-Samsat. Berikut ini daftar keuntungan tersebut:
Sederhana. Prosedur service dilaksanakan dan diakses melalui ATM maupun channel bank yang udah bekerjasama untuk laksanakan penerimaan pembayaran e-Samsat.
Cepat. Adanya kepastian kala di dalam penyelesaian pelayanan.
Berkualitas dan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Transaksi Elektronik.
Aman. Proses dan product service mengimbuhkan dukungan rasa aman dan kepastian hukum.
Efisien. Wajib Pajak tidak mesti antre dan hadir di kantor Samsat.
Pembayaran melalui e-Samsat sesungguhnya belum dapat dilaksanakan di semua wilayah Indonesia.
Saat ini, hanya pemilik kendaraan bermotor yang tinggal atau berdomisili di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh, Riau, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Tengah yang dapat laksanakan pembayaran pajak melalui e-Samsat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *